Air adalah sumber kehidupan, meskipun bumi mencakup 70% kandungan air laut, bukan berarti air tersebut bersih. Air bersih merupakan masalah utama di perkotaan, terutama di ibukota Jakarta. Jika anda hidup didaerah pinggiran, maka anda akan merasakan betapa sulitnya untuk mendapatkan air bersih.
Air bersih pun dijadikan peluang usaha bagi segelintir penjual air. Tidak tanggung-tanggung, harga 1 galon air, dihargai 10ribu rupiah. Untuk itu, jalan terbaik adalah harus hemat air, apalagi dimusim kemarau yang sedang melangda Jakarta.
Berikut 5 tips cara menghemat pemakaian air :
1. Pantau penggunaan air
Sebaiknya mulai saat ini anda memantau pergerakan meteran air untuk mengontrol diri sendiri maupun dalam satu keluarga di satu rumah. Pergerakan meteran setidaknya 1 hari mencakup 1m3
2. Kurangi siraman ke toilet
Untuk meminimalisir, kurangi bilasan air ke toilet karena jika terlalu berlebihan, dampakanya septiktank juga akan cepat penuh.
3. Matikan keran
Matikan keran air jika saat mencuci menggunakan sabun. Banyak ibu-ibu dari hasil survey, saat menggunakan sabun, keran air masih posisi terbuka. Hal ini jelas sangat boros.
4. Gunakan Shower
Gunakan shower saat mandi, hal ini untuk menghemat penggunaan air. Mandi dengan shower terhitung sangat hemat. Jika anda masih menggunakan gayung, gunakan gayung disaat terakhir mandi.
5. Gosok gigi
Matikan air saat anda mulai menggosok gigi. Jika 1 menit, air keluar sebanyak 4 liter, maka hal tersebut menjadi pemborosan.
Demikian 5 tips hemat dalam menggunakan air bersih. Air bukan untuk kita saat ini, masih ada generasi selanjutnya yang membutuhkan air. Mulailah dari ekarang untuk program hemat air. Dimulai dari rumah anda.

